Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Plt Kasi Haji pada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati Ruhani mengatakan, empat orang itu berasal dari dua kelompok terbang (kloter). Yakni Kloter 58 tercatat ada seorang calon haji yang mundur. Sementara pada Kloter 60 yang mundur ada tiga orang.

“Kemunduran mereka karena faktor kesehatan. Jadi Kloter 58 yang semula 325 calon jemaah kini hanya diberangkatkan sebanyak 324 orang saja. Sementara untuk Kloter 60 dengan jumlah 355 jemaah mundur tiga orang karena sakit tinggal 352 orang saja,” katanya, Kamis (25/7/2019).

Pada Kloter 61 sendiri hanya ada 42 orang. Puluhan jemaah asal Pati itu digabungkan dengan Kabupaten Jepara yang turut berangkat pada Rabu (24/7/2019) kemarin.

“Pemberangkatan terakhir nanti untuk Kloter 96 yang rencananya diberangkatkan tanggal 4 Agustus 2019. Itupun untuk kuota tambahan dengan jumlah empat orang saja. Yakni untuk digabungkan dengan kloter lainnya,” ujarnya.

Terkait pemberangkatan haji ini, diapun turut berpesan agar para jemaah bisa benar-benar memperhatikan saat manasik. Selain itu juga diharapkan dapat menjaga kesehatannya saat di Tanah Suci.“Dengan fisik yang prima diharapkan bisa melaksanakan serangkaian ibadah yang tentu akan menghantarkan kepada kemabruran hajinya,” pungkasnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler