Petani Tambak Tayu Keluhkan Sulitnya Cari Bibit Ikan Nila
Cholis Anwar
Rabu, 14 Agustus 2019 13:07:24
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Meski demikian, ternyata hal ini bukan tanpa masalah. Selama ini, para petani tambak justru mengeluhkan sulitnya mencari bibit ikan nila skala besar di Pati. Sehingga, para petani tambak terpaksa harus mencari bibit dari luar daerah.
Hal itu diakui oleh Lukman Hakim, salah satu petani tambak di Kecamatan Tayu. Dia mengatakan, untuk membeli bibit, ia harus mencari hingga ke Yogyakarta. Tentunya, biaya transportasi juga tambah.
"Selain di Yogja, biasanya kami juga membeli di Purwodadi dan Banjarnegara. Karena di daerah tersebut harganya cukup terjangkau," katanya, Rabu (14/8/2019).
Sementara di Pati sendiri, lanjutnya, selama ini tidak ada penjual bibit ikan nila dalam skala besar. Dari pemerintah pun tidak menyediakan bibit nila tersebut.
"Padahal, kalau dinas terkait bisa menyediakan bibit ikan nila untuk petani tambak, tentu produkksi akan lebih mudah. Selain itu, juga bisa menekan ongkos produksi sehingg tidak mengalami pembengkakan," ujarnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



