Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Suyanto, salah satu tengkulak ketela pohon di Cluwak, Pati mengakui hal itu. Dia mengatakan, dua pekan yang lalu, harga terendah dari petani memang berkisar di harga Rp 1.600. Tetapi untuk saat ini sudah stabil.
"Harga Rp 2.200 itu sudah bagus dibandingkan sebelumnya. Istilahnya, petani masih dapat untung lah," katanya, Rabu (14/8/2019).
Dia menambahkan, terkait naik turunnya harga ketela, memang ada banyak faktor. Bahkan dirinya sebagai tengkulak pun terkadang tidak mengetahui.
"Yang jelas, kalau barangnya banyak, tentu harga semakin menurun. Tetapi kalau permintaan banyak dan barangnya minim, harganya akan lebih tinggi," ujarnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



