Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Apalagi, usia tanam baru dua bulan, sehingga pasokan air mutlak dibutuhkan. Mau tak mau mereka juga harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendatangkan air irigasi ke area persawahan.

Salah satunya menggunakan mesin pompa air. Para petani harus megeluarkan kocek untuk menyewa mesin pompa, belum termasuk biaya BBM untuk mengoperasikan mesin tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh Jumadi, petani jagung di Desa Baturejo, Kecamatan Sukolilo, Pati. Karena beberapa bulan tak turun hujan, mesin pompa air menjadi solusi yang ia ambil.

Tidak miliknya sendiri, Jumadi menyewa pompa air untuk menyedot air dari Sungai Baturejo hingga ke sawah. Sekali sewa, dirinya harus merogoh saku hingga Rp 400 ribu.  "Untuk satu hektare, Rp 400 ribu sudah cukup," katanya, Kamis (15/8/2019).

Lebih lanjut, sebulan lagi jagungnya sudah harus panen. Apabila pasokan air tidak mencukupi, tentu hasil panen juga tidak bisa maksimal.

"Tanaman jagung ini kan baru berusia dua bulan, masih pengisian sehingga sangat membutuhkan air," ujarnya.Sementara itu, pengurus Persatuan Petani Pemakai Air (P3A) Sucipto mengatakan, untuk menyelamatkan tanaman jagung milik petani pada musim kemarau, perlu dilakukan sistem pembagian pasokan air.“Banyak petani yang sangat membutuhkan pasokan air setiap musim kemarau. Namun karena kendala keterbatasan air maka kami melakukan pembagian pemakaian air. Ini perlu kami lakukan supaya pendistribusian air bisa merata,” pungkasnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler