Warga Kendeng Pati Gelar Peringatan Kemerdekaan dengan Cara Beda
Cholis Anwar
Sabtu, 17 Agustus 2019 16:19:40
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Namun upacara yang digelar Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) dilakukan secara berbeda.
Pasalnya, jika biasanya bendera ditarik dengan menggunakan tali, tetapi di Kendeng justru ada orang yang memanjat tiang untuk menaikkan bendera tersebut. Tak ayal, ini pun menjadi perhatian warga setempat.
Upacara yang berlangsung di depan Gua Lawa Desa Kedumulyo, Kecamatan Sukolilo, Pati itu pun berlangsung khidmat. Para petani lengkap dengan pakaian adat pun turut menyanyikan lagu Indonesia Raya.
[caption id="attachment_170907" align="alignleft" width="1920"]
Suasana pengibaran bendera di kaki bukit Kendeng. (MURIANEWS.com/Cholis Anwar)[/caption]Inspektur upacara Gunretno mengatakan, acara rakyat 2019 ini mengambil tema "Merdeka Nguripi" yang atinya merdeka menghidupi.
"Jadi yang namanya merdeka itu harus menghidupi. Hidup itu menghilangkan banyak rintangan. Jadi kekhawatiran sedulur tentang ekonomi, tentang hak asasi manusia, ini kami berupaya menyemangati mereka yang lagi punya persoalan itu demi menghidupi anak cucu bangsa Indonesia," katanya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



