Penyerangan di Polsek Tlogowungu Dipastikan Tak Terkait Kasus Wonokromo
Cholis Anwar
Selasa, 27 Agustus 2019 18:24:02
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Namun Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko A Dahniel memastikan tidak ada keterkaitannya antara keduanya.
"Tidak ada (tidak ada keterkaitan dengan penyerangan Polsek Wonokromo-red)" katanya di Mapolsek Tlogowungu.
Ia menyebut, pelaku penyerangan di Polsek Tlogowungu diindikasi mempunyai kelainan jiwa. Itu juga menurut dia, dibuktikan dengan adanya surat keterangan dari rumah sakit jiwa di Semarang.
"Tersangka memang mempunyai gangguan kejiwaan. Dari keterangan Kades Regaloh maupun ayah tersangka juga demikian. Jadi tidak ada keterkaitan," ungkapnya.
Seperti diketahui pelaku penyerangan merupakan warga Desa Regaloh, Kecamatan Tlogowungu, bernama Muhammad Purwadi. Pelaku sudah ditangkap dan dalam proses pemeriksaan.
Baca juga:
- Kapolda Sebut Pelaku Penyerangan di Polsek Tlogowungu Sering Mengamuk
- Penyerang Polsek Tlogowungu Pura-Pura Bikin Laporan Kehilangan
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



