Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Namun Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko A Dahniel memastikan tidak ada keterkaitannya antara keduanya.

"Tidak ada (tidak ada keterkaitan dengan penyerangan Polsek Wonokromo-red)" katanya di Mapolsek Tlogowungu.

Ia menyebut, pelaku penyerangan di Polsek Tlogowungu diindikasi mempunyai kelainan jiwa. Itu juga menurut dia, dibuktikan dengan adanya surat keterangan dari rumah sakit jiwa di Semarang.

"Tersangka memang mempunyai gangguan kejiwaan. Dari keterangan Kades Regaloh maupun ayah tersangka juga demikian. Jadi tidak ada keterkaitan," ungkapnya.

Seperti diketahui pelaku penyerangan merupakan warga Desa Regaloh, Kecamatan Tlogowungu, bernama Muhammad Purwadi. Pelaku sudah ditangkap dan dalam proses pemeriksaan.

Baca juga: 
Kapolda juga menyebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bupati Pati Haryanto untuk memeriksakan tersangka ke dokter jiwa dan menanggung semua biaya perawatan.Menanggapi hal itu, Bupati Haryanto juga membenarkan. Pihaknya akan mengupayakan agar yang bersangkutan bisa mendapatkan perawatan medis secara gratis."Kami upayakan lewat BPJS. Tapi kalau yang bersangkutan tidak punya, kita upayakan melalui jalur lain," tuutupnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler