Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Pati Teguh Widyatmoko mengatakan, anggaran sebesar itu dialokasikan berdasarkan pengalaman pilkades tahun 2018 lalu.

"Total anggaran yakni, Rp 7.003.215.000 dengan perincian jumlah penduduk di masing - masing desa dikalikan Rp 15.000," katanya usai sosialisasi persiapan pilkades dan penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) pilkades serentak gelombang 3, di Pendapa Kabupaten Pati (10/9/2019).

Dia menambahkan, sesuai pertimbangan oleh bupati Pati dan jajarannya, pilkades serentak akan dilangsungkan pada pertengahan Desember mendatang. Tepatnya tanggal 21 Desember 2019.

"Sudah melalui pertimbangan, Insya Allah itu tanggal yang baik," ungkapnya.

Baca: Pilkades Serentak di Pati Bakal Diikuti 122 Desa, Digelar Hari Sabtu

Sementara itu, Bupati Pati Haryanto mengatakan, sosialisasi bertujuan untuk para camat para muspika dan BPD untuk mempersiapkan Pilkades jauh-jauh hari sebelumnya. Hal itu agar tidak ada langkah-langkah yang terlewati. Mengingat pemilihan tersebut harus melalui tahap yang runtut sehingga tidak merepotkan kepala desa yang terpilih.
Sementara itu, Bupati Pati Haryanto mengatakan, sosialisasi bertujuan untuk para camat para muspika dan BPD untuk mempersiapkan Pilkades jauh-jauh hari sebelumnya. Hal itu agar tidak ada langkah-langkah yang terlewati. Mengingat pemilihan tersebut harus melalui tahap yang runtut sehingga tidak merepotkan kepala desa yang terpilih.Selain itu bupati juga mengingatkan kepada panitia yang memihak calon kepala desa akan dikeluarkan dari petugas pemilihan."Saya harapkan program dana yang saya anggarkan untuk pembangunan jalan dan desa harus jalan, karena saya membuat program itu bukan untuk kepala desa melainkan untuk rakyat," tegas bupati.Tak hanya itu bupati juga mengimbau kepada kepala desa petahana agar tidak menggunakan dana anggaran pembangunan desa untuk memberi honor kepada tim sukses. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler