Kapal Parkir Masih Jadi Kendala Normalisasi Sungai Juwana
Cholis Anwar
Jumat, 13 September 2019 13:28:47
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
"Yang menjadi kendala itu bangkai kapal dan kapal yang parkir mulai dari Jembatan Juwana hingga ke hilir," katanya saat dihubungi, Jumat (13/9/2019).
Menurutnya, rencana awal proses normalisasi Sungai Juwana akan dimulai dari Jembatan Juwana ke hulu. Tetapi oleh bupati Pati, meminta agar pengerjaanya dilakukan dari jembatan hingga Pulau Seprapat.
Tentunya, lanjut Ruhban, konsekuensi permintaan pengalihan rencana itu juga harus dilakukan. Yakni berupa pengkondisian kapal yang berada di sepanjang Sungai Juwana itu.
"Dulu katanya (bupati Pati) sudah menyelesaikan masalah bangkai kapal. Begitu juga dengan masalah parkir kapal. Tapi kalau ternyata kapal yang parkir masih banyak, bagaimana kami bisa memulai," terangnya.
Padahal, diketahui Surat Perintah Kerja (SPK) untuk normalisasi Sungai Juwana sudah turun sejak 10 Juni 2019 lalu. Anggarannya pun untuk tahap pertama tidak sedikit, yakni Rp 40 miliar.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



