Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sedangkan di tahun 2018 ada sebanyak 157 kasus. Dari ratusan itu untuk di Kecamatan Margoyoso sendiri ada sebanyak tujuh kasus. Jumlah itu menempatkan nomor lima se-Jawa Tengah.

"Ini adalah untuk menanggulangi agar penyebarakan virus HIV/AIDS tidak semakin banyak," kata pengelola Monek KPA Pati Sinarto.

Ia mengatakan, pihaknya menggencarkan sosialiasi hingga ke tingkat desa untuk menekan penyebaran penyakit mematikan ini. Sosialisasi itu dilakukan dengan harapan agar para remaja dan pemuda tidak melakukan pergaulan bebas yang rawan menjadi salah satu penyebab terjangkitnya HIV/AIDS.

Bahkan yang tidak kalah penting dalam sosialisasi tersebut juga diberikan pemahaman tentang bagaimana memperlakukan orang dengan HIV/AIDS (Odha). Sehingga diharapkan diskriminasi terhadap ODHA jangan sampai dilakukan.

“Sepertinya sosialisasi seperti ini harus sering dilakukan. Saya jadi banyak mengetahui tentang HIV / Aids dan ODHA. Terutama tentang bahaya dan cara penularannya,” terang Intan Deviana Agusetya, warga Margorejo.

Hal senada pun diungkapkan oleh Kepala Desa Sidomukti, Karwito. Dia mengatakan perlu dilakukan sosialisasi semacam itu kepada warga masyarakat. Dengan begitu diharapkan warga masyarakat dapat terhindar dari HIV/AIDS.“Karena selama ini warga memang masih minim pengetahuannya terkait HIV/AIDS. Sehingga perlu adanya sosialisasi,” tambahnya.Untuk menekan angka HIV/AIDS di Pati sendiri saat ini Puskesmas diharapkan melakukan konseling dan tes HIV/AIDS pada ibu hamil. Selain itu upaya sosialisasi juga terus digencarkan. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler