Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Menurut keterangan Eko, menantu Mbah Pani, memastikan hal ini. Hanya saja, untuk waktu tepanya, belum diketahui secara pasti.

"Nantinya ritual tapa pendem yang dilakoni bapak akan dibongkar pada hari Jumat, tapi untuk jamnya belum pasti,” katanya, Kamis (19/9/2019).

Karena diperkirakan akan ada banyak warga yang menyaksikan pembongkaran ritual tapa pendem itu, maka pihak keluarga pun akan melakukan pembongkaran secara tertutup.

Sementara yang diperkenankan masuk di dalam rumah yang digunakan untuk tapa pendem, hanya orang-orang tertentu, seperti kerabat dan keluarga Mbah Pani.

“Saat dibongkar nanti, yang boleh masuk hanya dari kerabat keluarga dan orang- orang tertentu saja,” terangnya.

Baca juga:
Keputusan ini diambil berkaca dari membeludaknya warga yang datang untuk menyaksikan Mbah Pani dikuburkan pada Senin (16/9/2019). Jika warga diperkenankan masuk, dimungkinkan akan mengganggu prosesi ritual.Untuk diketahui, Mbah Pani melakukan ritual tapa Pendem yang ke-10 ini adalah pada Senin (16/9/2019) lalu. Ritual itu berjalan selama lima hari, sehingga pada Jumat besok, ritual Mbah Pani dinyatakan selesai. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler