Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ngadino, adik ipar Mbah Pani mengatakan, sebagaimana pengalaman tapa pendem sebelumnya, memang tidak ada ritual tertentu saat pembongkaran tempat pertapaan itu.

"Kalau keluarga sudah dapat bisikan jam berapa, pada jam itu pula akan langsung dibongkar," katanya, Jumat (20/9/2019).

Dia juga menambahkan, tidak semua keluarga mendapatkan bisikan dari Mbah Pani. Biasanya, hanya istrinya saja, yakni Sri Khumaidah yang sering kali mendapatkan bisikan jika Mbah Pani membutuhkan sesuatu.

"Kalau di sini, ya istrinya. Kemudian istrinya memberikan kabar pada keluarga," ujarnya.

Dia melanjutkan, untuk pembongkaran sendiri, biasanya memang langsung dilakukan penggalian. Keluarga mencangkul tanah lalu membuka peti yang di dalamnya digunakan untuk bertapa Mbah Pani.

"Kalau dulu setelah dibuka (tempat pertapaannya), Mbah Pani langsung berjalan sendiri. Badannya juga sehat," ungkapnya.
"Kalau dulu setelah dibuka (tempat pertapaannya), Mbah Pani langsung berjalan sendiri. Badannya juga sehat," ungkapnya.Baca: Sebelum Jalani Tapa Pendem Mbah Pani Puasa 40 HariPantauan di lokasi, kini rumah Mbah Pani yang dijadikan lokasi tapa pendem sudah penuh dengan warga. Orang dari berbagai daerah datang karena penasaran dengan kondisi Mbah Pani setelah menjalankan tapa pendem selama lima hari.Pihak kepolisian dan Koramil juga mendatangi lokasi untuk menjaga keamanan agar tidak terjadi tindakan yang tak diinginkan. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler