Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dua bangunan yang terbakar merupakan bangunan tak terpakai. Selain itu, saat kebakaran terjadi sudah tidak ada aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut.

Kapolsek Wedarijaksa AKP Teguh Heri Rusianto mengatakan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB. Pada saat itu saksi, yakni Sujak (53) warga desa setempat, sedang membuang sampah di tempat sampah miliknya.

Sujak tiba-tiba melihat kepulan asap dari atap bagunan SDN I Suwaduk. Tak berpikir panjang, Sujak kemudian berteriak dan meminta bantuan warga setempat.

Warga kemudian berbondong-bondong untuk membantu memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya. Namun, api belum juga padam. Sehingga, warga langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Sekitar 20 menit kemudian, dua mobil pemadam kebakaran sampai ke lokasi dan langsung memadamkan api.

"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.10 WIB," katanya.
"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.10 WIB," katanya.Sementara barang yang ikut terbakar adalah buku-buku bekas dan alat gamelan yang sudah tidak terpakai."Kebakaran itu diduga karena adanya konsleting listrik" imbuh Teguh.Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Hanya, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 30 juta. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler