Stok Air Bantuan Kekeringan Habis, BPBD Pati Andalkan Sumbangan
Cholis Anwar
Kamis, 10 Oktober 2019 17:00:12
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, setidaknya ada 105 desa di 12 Kecamatan yang saat ini terdampak kekeringan. Data tersebut meningkat jika dibandingkan sebelumnya yang hanya 88 desa di 10 kecamatan.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Pati Hadi Santosa mengatakan, beberapa desa yang terdampak kekeringan sudah dilakukan dropping air bersih. Hanya saja, kapasitas air dari BPBD sendiri tidak bisa mencukupi untuk keseluruhan desa terdampak.
"Kami sebelumnya menyediakan 100 tangki air bersih. Tetapi saat ini sudah habis," katanya, Kamis (10/10/2019).
Selain itu, sebelumnya BPBD Provinsi Jawa Tengah juga menyediakan 200 tangki air bersih untuk kekeringan di wilayah Pati. Hanya saja, semuanya juga sudah habis.
Sehingga, saat ini pihaknya hanya berharap kepada instansi lain maupun komunitas untuk menyalurkan air bersih kepada warga terdampak.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



