Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, setidaknya ada 105 desa di 12 Kecamatan yang saat ini terdampak kekeringan. Data tersebut meningkat jika dibandingkan sebelumnya yang hanya 88 desa di 10 kecamatan.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Pati Hadi Santosa mengatakan, beberapa desa yang terdampak kekeringan sudah dilakukan dropping air bersih. Hanya saja, kapasitas air dari BPBD sendiri tidak bisa mencukupi untuk keseluruhan desa terdampak.

"Kami sebelumnya menyediakan 100 tangki air bersih. Tetapi saat ini sudah habis," katanya, Kamis (10/10/2019).

Selain itu, sebelumnya BPBD Provinsi Jawa Tengah juga menyediakan 200 tangki air bersih untuk kekeringan di wilayah Pati. Hanya saja, semuanya juga sudah habis.

Sehingga, saat ini pihaknya hanya berharap kepada instansi lain maupun komunitas untuk menyalurkan air bersih kepada warga terdampak.
Sehingga, saat ini pihaknya hanya berharap kepada instansi lain maupun komunitas untuk menyalurkan air bersih kepada warga terdampak."Sekarang ini BPBD melakukan droping air dari dana CSR dan sumbangan warga. Sampai saat ini sudah disalurkan sekitar 900 tangki,” imbuhnya.Santosa menyebut kendala dalam penyaluran air adalah terbatasnya armada truk tangki, sehingga harus antre untuk pengirimannya. "Semoga bisa segera turun hujan. Sehingg warga yang terdampak tidak khawatir," tutupnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler