Tokoh Agama dan Pemuda Pati Tandatangani Petisi Tolak Radikalisme
Cholis Anwar
Sabtu, 19 Oktober 2019 14:28:28
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Salah seorang tokoh agama Kabupaten Pati Kyai Happy Irianto mengatakan, gerakan radikal sudah sangat membahayakan keberadaan umat beragama. Menurut dia, mereka tidak menjunjung tinggi toleransi, tetapi justru merasa benar sendiri.
"Gerakan itulah yang saat ini mengkhawatirkan bangsa. Maka sangat penting agar kesadaran toleransi dan keberagaaman ini ditanamkan dalam masyarakat," katanya dalam Dialog Lintas Agama di Hotel Safin Pati.
Ia menyebut, gerakan radikal tidak hanya menyasar masyarakat, tetapi juga pejabat pemerintah. Maka menurutnya, semakin terang motif gerakan radikal yang bercokol di Indonesia ini.
"Generasi muda harus responsif dan melakukan tindakan, agar masyarakat kita tidak kecolongan. Tentu, ini membutuhkan komitmen bersama," ujarnya.
Baca: Bendera HTI Berkibar di SMKN 2 Sragen, Ganjar: Tak Ada Ampun
Dalam dialog lintas agama yang diselenggarakan oleh Aliansi Remaja Independen (ARI) itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati KH Yusuf Hasim juga mengatakan, gerakan radikal itu sudah sangat sistematis.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



