Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bersamaan dengan itu, mereka juga menyuarakan pentingnya santri sebagai agen sosial dan agen perubahan dalam masyarakat. Peran serta santri untuk membangun tatanan negeri, adalah poin penting dalam peringatan itu.

Inspektur upacara peringatan HSN di Madrasah Luthful Ulum Pasucen Hadiq Kuranso mengatakan, sebagai kaum sarungan, santri harus mampu membawa tatanan perubahan masyarakat dan negara yang lebih baik.

"Perjuangan para ulama dan santri dalam Resolusi Jihad adalah tonggak lahirnya HSN. Saat ini kita memperingatinya dengan suka cita. Maka dari itu, kita harus mampu mengemban amanat para ulama yng sudah mendahului kita," katanya.

Dia menambahkan, peringatan HSN jangan hanya menjadi seremonial semata. Menurutnya, harus ada aksi nyata yang dilakukan santri untuk membawa perubahan negeri menjadi lebih baik.

"Itu tanggung jawab kita sebagai santri. Jangan hanya memperingati, tetapi bagaimana kita mampu mengimplementasikan perjuangan para ulama santri masa kini," ujarnya.Dalam upacara tersebut, para santri mulai dari anak-anak hingga dewasa menggunakan sarung. Mereka menggunakan peci sebagai identitas kebangsaan. Anak-anak yang turut serta juga nampak antusias mengikuti upacara tersebut. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler