Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Menurut keterangan saksi, yakni Agus Eko (33) warga desa setempat, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 15.20 WIB. Angin puting beliung itu datang dari arah timur ke utara.

Saat itu angin sangat kencang. Agus juga tidak mengira kalau angin itu akan menimpa rumah tetangganya. Tiba-tiba, dengan sangat kencangnya agin menerpa rumah korban.

"Seketika rumah langsung roboh. Padahal, rumah itu baru selesai dibangun," katanya.

Pada saat kejadian, diketahui tidak ada orang di dalam rumah. Warga yang melihat langsung berdatangan untuk membantu membersihkan puing-puing.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, rumah yang roboh diterpa angin puting beliung itu adalah model limasan dengan ukuran 8x7 meter.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, rumah yang roboh diterpa angin puting beliung itu adalah model limasan dengan ukuran 8x7 meter.Rumah itu terbuat dari kayu dan beratapkan genting. Usai diterjang puting beliung, posisi atap rumah langsung ambruk ke tanah. Sementara tiang penyangga rata-rata roboh.Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Hanya, kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler