Dewan Sentil Pemkab Pati Terkait Keterpurukan PKL Alun-Alun
Cholis Anwar
Sabtu, 26 Oktober 2019 13:15:08
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Salah satunya dari kalangan DPRD Pati. Fraksi Demokrat DPRD Pati mengkritik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mengenai masalah ini. Itu lantaran tempat relokasi yang saat ini ditempati PKL dinilai tidak strategis.
Joni Kurnianto, Anggota Fraksi Demokrat yang juga Wakil Ketua DPRD Pati mengatakan, pemkab seharusnya memperhatikan kelangsungan para PKL. Mengingat, relokasi seharusnya juga dilakukan di tempat yang representatif.
"Komitmen Pemkab Pati memindahkan PKL dari alun-alun ke tempat relokasi yang representatif. Itu untuk menjamin keberlangsungan usaha PKL. Tetapi kini kondisinya belum sesuai harapan," ujarnya, Sabtu (26/10/2019).
Dia juga mengaku prihatin atas nasib pedagang setelah berjuala di tempat relokasi di bekas Tempat Pelelangan Kayu (TPK) Puri milik Perhutani belakang GOR Pesantenan itu.
Kendati beragam upaya telah dilakukan pemkab untuk meramaikan lokasi yang disebut Pusat Kuliner Pati itu, namun belum mampu memulihkan omzet pedagang.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



