Pemeriksaan HIV/AIDS Sasar Rumah Kos di Jobokuto Jepara
Cholis Anwar
Jumat, 8 November 2019 15:11:38
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Puskesmas Kecamatan Jepara, Jumat (8/11/2019) melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi Warga Peduli Aids (WPA) Dan Pelayanan VCT (Voluntary Counselling and Testing) Mobile. Sasaran kegiatan tersebut adalah penghuni rumah kos di Kelurahan Jobokuto, Jepara.
Dalam melakukan tes HIV, petugas Puskesmas melakukan screening dengan mengambil sampel darah atau urine pasien untuk diteliti di laboratorium. Metode untuk mendeteksi HIV dilakukan dengan Tes Antibodi dan Tes Antigen.
Firoh, salah satu petugas kesehatan Puskesmas Jepara, menjelaskan, tes antibodi bertujuan mendeteksi antibodi yang dihasilkan tubuh untuk melawan infeksi HIV. Meski akurat, perlu waktu 3-12 pekan agar jumlah antibodi dalam tubuh cukup tinggi untuk terdeteksi saat pemeriksaan.
“Sementara tes antigen bertujuan mendeteksi P24 atau suatu protein yang menjadi bagian dari virus HIV. Tes antigen dapat dilakukan 2-6 pekan setelah pasien terinfeksi,” ujar Firoh.
Sementara Serka Sugiharto, petugas Babinsa yang mendampingi kegiatan ini menyatakan, kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan kesehatan masyarakat. Selain itu secara khusus juga untuk mendeteksi dini warga yang terhadap kemungkinan terjangkait HIV/AIDS.
Virus HIV, merupakan virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Sehingga akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



