Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Saat ini kita sudah memasuki era 4.0, di mana semuanya bisa dilihat hanya menggunakan HP. Nah, Tradisi Meron ini, sebisa mungkin harus mendunia. Karena, kalau melihat sejarahnya, ini ada kaitanya dengan Ngayogyakarta dan Surakarta," ungkapnya saat menghadiri Meron, Senin (11/11/2019).

Gus Yasin juga mengatakan, Tradisi Meron ini diawali oleh para pendekar dua kerajaan yang kebetulan berkunjung ke Sukolilo. Bahkan para pendekar itu singgah di Sukolilo hingga akhirnya menularkan banyak tradisi.

"Nah, kenapa di Sukolilo ini dikatakan Meron, karena kalau sekaten, itu sudah milik Ngayogyakarta dan Surakarta. Sehingga, kita mengambil nama Meron," katanya.

Ia menilai, Tradisi Meron tidak hanya sekader perayaan saja, tetapi juga mempunyai nilai sejarah. Menurutnya, hal itulah yang sangat berharga dan patut untuk dikembangkan.

"Caranya bagaimana?, tentu kita harus menggerakkan para pemuda untuk membantu itu semua, baik dalam hal promosi maupun yang lainnya," jelas Gus Yasin.

Baca: Meron, Cara Unik Warga Sukolilo Pati Peringati Maulid NabiDirinya berharap, Tradisi Meron ini dapat dilestarikan dengan baik, karena bagian dari warisan Nusantara. Apalagi, Meron juga mempunyai nilai sejarah yang patut untuk dipelajari maupun diteliti."Saya yakin, kalau Meron ini dikembangkan dengan baik, masyarakat Sukolilo juga akan merasakan dampaknya, baik dari sisi ekonomi maupun kebudayaan," pungkasnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler