Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pemilik rumah yang dibedah yakni Minah, warga Desa Wirun, Kecamatan Winong. Kondisi rumah janda berusia 50 tahun ini yang memang layak mendapatkan bantuan. Lantaran, rumahnya sudah sangat reyot dan tidak layak huni.

Joko, Koordinator Ayo Peduli Pati mengatakan, program bedah rumah tersebut merupakan yang keempat kalinya. Pemilihan rumah Minah sendiri bukan tanpa sebab. Ada latar belakang sehingga Ayo Peduli Pati sepakat untuk merenovasi rumah tersebut.

“Beliau, Ibu Minah tinggal seorang diri. Tidak bisa pergi jauh. Bahkan untuk ke depan rumah saja beliau harus memakai alat bantu. Tangan dan kakinya selalu gemetar. Dan itu sudah berlangsung sangat lama,” katanya, Senin (11/11/2019).

[caption id="attachment_176480" align="alignnone" width="1280"] Sejumlah anggota Komunitas Ayo Peduli Pati dan personel Polres Pati mengunjungi rumah Ibu Minah setelah usai dilakukan bedah rumah. (MURIANEWS.com/Cholis Anwar)[/caption]

Awalnya, pihaknya mendapat info dari masyarakat. Kemudian, komunitasnya melakukan survei lapangan. Setelah melalui tahapan survei serta persetujuan dari jajaran pengurus, Ayo Peduli akhirnya mengadakan program bedah rumah.

“Dalam program ini kami juga menggandeng Polres Pati yang peduli untuk membantu bedah rumah ini. Program ini sudah yang keempat kalinya, dan kali ini adalah bedah rumah Ibu Minah yang memang kondisinya layak kita bantu,” ujarnya.
“Dalam program ini kami juga menggandeng Polres Pati yang peduli untuk membantu bedah rumah ini. Program ini sudah yang keempat kalinya, dan kali ini adalah bedah rumah Ibu Minah yang memang kondisinya layak kita bantu,” ujarnya.Menurutnya, Minah hidup sebatang kara tidak punya suami dan tidak punya anak. Janda tidak punya penghasilan tetap, karena kondisi fisiknya tidak memungkinkan.Kondisi rumahnya tidak layak huni, hidupnya juga tergantung pada tetangga yang memberikan bantuan.“Ditambah kondisi tubuhnya yang cacat sejak lahir yang tidak bisa berjalan sempurna, sehingga kami bertekad untuk bisa berbagi dan membuat Ibu Minah tersenyum. Semoga bantuan bedah rumah ini bisa bermanfaat bagi beliau,” harap Joko. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler