Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ketua Paguyuban GTT-PTT Kabupaten Pati Suhendro mengatakan, DPRD menyatakan siap mengawal tuntutan para GTT dan PTT, terutama terkait kesejahteraan.

DPRD Pati juga mengaku siap mengawal dan memperjuangkan nasib GTT dan PTT itu. Sehingga pihaknya akan pasrah dengan dewan.

"Tuntutan kami ada dua, pertama terkait legalitas SK pengganti guru. Kedua terkait kesejahteraan guru," katanya.

Sementara itu, ketua DPRD Pati Ali Badruddin mengaku belum bisa memberikan jawaban secara pasti. Mengingat, itu adalah ranahnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati.

Dia mengatakan, siang ini akan ada rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD. Pihaknya juga mengaku mengundang Kadisdikbud untuk membicarakan terkait kesejahteraan guru. Sehingga, jawaban terkait tuntutan aksi itu, untuk lebih jelasnya bisa diberikan setelah rapat Banggar.

"Nanti dalam rapat Banggar akan kita perjuangkan. Sehingga, anggaran yang ada nantinya biar digeser untuk kesejahteraan guru," kaatanya.Lebih lanjut, kesejahteraan guru bergantung dengan keuangan daerah. Namun, pihaknya akan berusaha memperjuangkan hal itu. Karena pada prinsipnya, GTT maupun PTT adalah bagian dari rakyat yang harus mendapatkan kesejahteraan."Kami akan perjuangkan itu. Terkait legalitas SK guru pengganti, nanti akan kami kordinasikan dulu dengan Kadisdikbud dan jajaran eksekutif agar dapat mengambil kebijakan yang tepat dan tidak melanggar aturan," pungkasnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler