Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Apalagi, teknologi Android saat ini juga sudah memudahkan masyarakat untuk menggunakan kamera video. Sehingga, mendulang Rupiah dari Youtube saat ini banyak menjadi incaran.

Hal itulah yang saat ini tengah dikembangkan oleh SMAN I Jakenan, Pati. Para siswa dikumpulkan dan diberikan materi terkait pengisian konten Youtube. Apalagi sebagian besar siswanya sudah mempunyai akun.

"Kebetulan juga siswa kami banyak yang mempunyai akun Youtube dan sudah aktif di Youtube. Kemudian kami berpikir untuk memfasilitasi mereka melalui acara workshop Youtuber agar cepat berkembang," katan Sholihul Fuad, Ketua Panitia Workshop Youtuber SMAN I Jakenan, Jumat (22/11/2019).

Tak hanya itu, dia juga menghadirkan narasumber yang sudah kompeten di bidangnya, yakni Hajar Pamuji, Youtuber asal Sukolilo. Diharapkan, hal tersebut dapat meningkatkan kreativitas siswa dalam membuat konten yang menarik.

Dia menambahkan, workshop tersebut tidak hanya diikuti oleh siswa SMAN I Jakenan saja, tetapi juga dari sekolah lain di luar kabupaten, yakni dari Kudus, Blora dan Rembang. Ada juga para pemuda desa setempat yang turut serta menghadiri acara tersebut.

"Padahal untuk mengikui workshop youtuber ini kami mengadakan seleksi melalui video yang dikirim ke panitia. Dan ternyata, ada banyak konten video siswa yang bagus. Karena itu, kami berikan kesempatan bagi mereka agar mempelajari seluk beluk Youtube ini," imbuhnya.
"Padahal untuk mengikui workshop youtuber ini kami mengadakan seleksi melalui video yang dikirim ke panitia. Dan ternyata, ada banyak konten video siswa yang bagus. Karena itu, kami berikan kesempatan bagi mereka agar mempelajari seluk beluk Youtube ini," imbuhnya.Sementara itu, Hajar Pamuji selaku narasumber mengatakan, untuk menjadi youtuber itu sebenarnya mudah. Yakni hanya butuh ketekunan dan kreatifvtas."Kalau kreativitas untuk membuat konten video Youtube sudah ada, maka kita tinggal meningkatkan ketekunan untuk membuat konten itu. Tanpa ada ketekunan, semuanya akan sia-sia," jelasnya.Dirinya berharap, dengan workshop tersebut dapat membantu siswa untuk menekuni dunia konten kreator memang sudah menjadi pilihannya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler