Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Meski demikian, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Pati tetap siap siaga untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam. Apalagi, saat musim hujan, Pati ibarat menjadi langganan banjir.
Plt Kepala BPBD Pati Hadi Santoso mengatakan, kesiapsiagaan ini tidak hanya kepada anggota BPBD, tetapi seluruh elemen masyarakat. Sebab, bencana alam tidak bisa diprediksi kapan dan lokasnya di mana.
Pihaknya pun menggelar apel siaga yang melibatkan relawan dan berbagai instansi seperti TNI dan Polri di Alun-Alun Juwana, Rabu (27/11/2019).
"Karena itu, semua harus siap siaga. Apel ini adalah langkah awal agar kita semua mempersiapkan kemungkinan musibah yang akan terjadi di Pati," katanya.
Usai apel, semua alat kelengkapan yang dimiliki oleh BPBD juga dilakukan pengecekan. Hal itu untuk memastikan apakah peralatan tersebut masih layak atau tidak.
Terutama adalah perahu karet. Mengingat, wilayah Pati selatan sering kali terjadi banjir ketika hujan datang. Perahu karet sangat penting nantinya untuk mengevakuasi korban banjir.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



