Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Utamanya di Pati bagian selatan, karena sering kali terjadi banjir. Jangan sampai membuang sampah sembarangan, apalagi di sungai. Nanti aliran airnya terhambat," ungkapnya usai apel siaga bencana di Alun-Alun Juwana, Rabu (27/11/2019).

Ia menyebut, bahwa bencana alam tidak hanya tanggung jawab pemerintah daerah (pemda), tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Dengan demikian, masyarakat juga diharapkan siap siaga untuk mengatasi kemungkinan terjadinya bencana saat muaim hujan.

"Kami juga ikut siap siaga. Jadi, semuanya harus bersinergi untuk mengatasi kemungkinan terjadinya bencana," ujarnya.

Dirinya berharap agar masyarakat proaktif dalam mencegah terjadinya bencana. Sebab, pencegahan adalah langkah awal untuk mengurangi risiko bencana.

"Mari kita sama-sama bersihkan sampah di sungai. Jangan sampai aliran air nantinya terhambat," tutupnya.
"Mari kita sama-sama bersihkan sampah di sungai. Jangan sampai aliran air nantinya terhambat," tutupnya.Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati sudah memetakan desa yang rawan banjir dan tanah longsor. Dari data yang diberikan, kecamatan yang rawan banjir adalah di Kecamatan Gabus, Kayen, Sukolilo, Juwana, Dukuhseti, Tambakromo, Batangan dan Pati Kota.Selain banjir, ada juga kerawan tanah longsor. Daerh yang paling rawan di Kecamatan Sukolilo, Cluwak, Tlogowungu, Tambakromo, Gembong, Gunungwungkal dan Pucakwangi. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler