Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pelaksanaan pemecahan rekor dilakukan di Alun-Alun Simpanglima Pati. Prosesi ini juga menjadi penanda dibukanya alun-alun untuk umum, setelah tujuh bulan ditutup untuk dilakukan renovasi.

Senior Manager MURI Ariani Siregar mengatakan, meminum kopi organik terbanyak, sebelumnya sudah dilakukan di Kabupaten Bone Balonggo, Provinsi Gorontalo pada 2017. Saat itu jumlah peserta sebanyak 6.517 orang.

Tersebut kini terbantahkan dengan adanya 15.000 peserta minum kopi di Pati. "Pencapaian prestasi ini kami catat dengan rekor ke-9.330," katanya.

Dia menambahkan, sebelumnya, Pati juga sudah mencatatkan rekor MURI sebanyak empat kali. Pertama adalah pada saat melukis mural di Stadion Joyo Kusumo dengan peserta terbanyak, yakni 657 peserta. Kedua adalah konvoi kendaraan dengan membawa bendera merah putih dengan jumlah terbanyak, yakni 447 mobil dan motor.

Kemudian ketiga adalah pemakaian handrub secara serentak dengan peserta terbanyak, yakni 5.848 orang. Keempat adalah konvoi kendaraan membawa bendera merah putih dengan jumlah terbanyak.

"Konvoi ini diikuti 17 motor, delapan mobil dan 62 motor. Sekaligus dengan kirab bendara merah putih dengan jumlah terbanyak, yakni 406 dengan mengelilingi satu wilayah dengan jarak 250 Km secara estafet dengan waktu 11 jam 10 menit," terangnya.

Baca: Alun-Alun Pati Mulai Dibuka, 15 Ribu Warga Bakal Pecahkan Rekor Minum Kopi OrganikAtas pencapaian tersebut, MURI kemudian menganugrahi piagam penghargaan kepada pemrakarsa dan pelaksana.Dari pantauan lapangan, delegasi MURI hanya mengecek tenda-tenda yang sudah disediakan kopi cup. Jumlahnya sendiri ada 25 tenda dengan masing-masing tenda ada 600 cup kopi.Hanya saja, banyak peserta di sekitaran Alun-Alun Pati yang tidak meminum kopi tersebut. Sementara yang nampak minum hanyalah Forkopimda saat gelaran acara berlangsung. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler