Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Namun, di Yayasan Tirta Buwana Pati, justru mengusung konsep yang berbeda. Ada perpaduan tiga kurikulum sekaligus dalam sistem pembelajarannya.

Kerua Yayasan Tirta Buwana Irham Sodiq mengatakan, perpaduan tiga kurikulum itu adalah kurikulum dari Indonesia, Malaysia dan Mesir. Menurutnya, ketiganya hampir mempunyai konsep yang sama.

"Kebetulan juga, para pendiri yayasan maupun Lembaga Pendidikan PAUD Abayasa ini rata-rata memang dari luar negeri, dari Mesir dan Malaysia. Jadi, mereka akan menerapkan konsep yang didapat dari luar tersebut," katanya usai peresmian PAUD Abayasa di Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Pati, Rabu (11/12/2019).

Lebih lanjut, penerapan konsep tiga kurikulum itu nantinya tidak hanya sebatas pada lembaga PAUD, tetapi juga SD, SMP dan SMA. Hanya saja, saat ini pihaknya baru mempunyai lembaga pendidikan PAUD dan SD.

"Untuk merealisasikan ini, kami sudah berencana, setiap tahun akan membagun lembaga pendidikan baru. Untuk tahun ini yang sudah ada memang PAUD dan SD, untuk tahun depan, InsyaAllah kami akan membuat SMP Plus," jelasnya.

Lebih lanjut, terkait perpaduan tiga kurikulum tersebut, pihaknya menamai dengan kurikulum Abayasa. Bahkan, diakui juga bahwa perpaduan kurikulum itu tidak ada di lembaga sekolah lain."Di Indonesia, kemungkinan baru lembaga kami yang akan menerapkan sistem perpaduan kurikulum tiga negara seperti itu. Kami juga sudah melakukan studi banding di yayasan dan lembaga lain untuk menopang perkembangan Abayasa ini," jelasnya.Dia juga berharap, dengan adanya konsep perpaduan tiga kurikulum tersebut dapat menjadi alternatif pendidikan di Pati. Apalagi, pihaknya juga menekankan akan mengajarkan pendidikan yang ahlusunnah an nahdliyah atau konsep pendidikan berwawasan Ke-NU an. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler