Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kursus Lisensi D itu juga diikuti oleh beberapa eks pemain Persipa Pati, dan beberapa anggota dari Patifosi. Kursus itu akan dipandu langsung oleh Coach Rudy Eka Priyambada yang merupakan pelatih berlisensi AFC Pro yang musim lalu juga membesut tim kebanggaan warga Pati.

Kepala Disporapar Pati Slamet Singgih Purnomojati mengatakan, kursus ini merupakan ikhtiar Disporapar bersama para stakeholder dalam memajukan sepak bola Kabupaten Pati. Menurutnya, eksistensi pelatih sangat penting dalam kemajuan sepak bola.

“Tentu ini harus didukung teman-teman pelatih yang unggul juga. Oleh karena pentingnya pelatih dalam mengawal tim sepak bola, saya rasa lisensi D yang merupakan tingkat dasar ini penting untuk mendorong munculnya pelatih-pelatih andal," katanya, Senin (16/12/2019).

Dia juga berharap agar kursus tersebut dapat meningkatkan skill kepelatihan para peserta sesuai kajian ilmiah maupun kondisi empiris di lapangan.

Sementara, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin mengatakan, di samping pembenahan fasilitas dan digulirkannya kompetisi Liga Pati U-16 dan U-22, Kursus Lisensi D ini merupakan bagian dari langkah awal dalam memajukan sepak bola Pati.

Dia berharap, dari tangan pelatih yang mengikuti pelatihan lisensi D ini, akan lahir pemain hebat Indonesia dari Pati.
Dia berharap, dari tangan pelatih yang mengikuti pelatihan lisensi D ini, akan lahir pemain hebat Indonesia dari Pati.“Hasilnya tidak bisa seketika kita rasakan. Namun, 10 hingga 15 tahun mendatang insyaaAllah bisa. Mari bangun sepak bola kita dengan rasa bangga dan percaya diri bahwa Pati bisa," ujarnya.Ia mengatakan, kursus Lisensi D ini juga dimaksudkan untuk mendukung gagasannya, yakni memulai sepak bola dari desa-desa. Dengan banyaknya pelatih yang ada, diharapkan agar persepakbolaan Pati bisa maju.“Tentu jika ingin baik kita harus bergerak bareng. Kita harus mengerti bagaimana ini kedepan. Bahwa sepakbola harus dimulai dari desa. Tidak semua daerah melakukan seperti ini,” pungkasnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler