Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Diketahui, kandang ayam tersebut milik H Ansori (44) warga setempat. Tak hanya ayam, semua pakan dan peralatan peternakan yang ada juga hangus terbakar.

Kapolsek Batangan Iptu Lilik Supardi mengatakan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 05.00 WIB. Pada saat itu, kandang ayam tidak ada orang yang menjaga.

"Dari keterangan pemilik, sebelumnya (Minggu, 15/12/2019) pemilik menyalakan api di dalam tong penghangat ayam. Tong itu berada di bawah kandang. Kemudian pemilik menyalakannya dengan menggunakan sekam padi," katanya.

usai tong penghangat dinyalakan, pemilik kembali ke rumah. Hingga malam hari, kandang ayam tidak ada yang menjaga.

Kemudian pada pukul 05.00 WIB, salah seorang warga melihat ada asap yang mengepul di atas kandang ayam milik korban. Hal itu lansungg mengundang perhatian warga. Sampai di lokasi kejadian, ternyata api sudah membesar dan membakar sebagian kandang.

"Warga kemudian melaporkan ke kami dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Ada tiga unit damkar yang membantu memadamkan api," jelasnya.Dikatakan pula, warga setempat juga berusaha membantu memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya. Hanya, api justru semakin membesar dan merembet ke bagian atap yang terbuat dari bambu.Atas musibah itu, korban diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 150 juta. Itu lantaran kandang beserta sekitar 2.500 ayam dan pakan ayam semuanya ludes terbakar. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler