Jelang Natal-Tahun Baru Harga Daging Ayam di Pati Mulai Merangkak Naik
Cholis Anwar
Selasa, 17 Desember 2019 14:15:14
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dari pantauan lapangan, harga daging ayam semula Rp 30.000 per kilogram, saat ini naik menjadi Rp 32.000 per kilogram. Sementara untuk daging sapi, harga relatif stabil di angka Rp 105.000 per kilogramnya.
Salah seorang penjual ayam potong di Pasar Tradisional Rogowongso Pati, Jumiseh (50) mengakui hal tersebut. Menurutnya, harga ayam berangsur naik mulai awal bulan ini.
"Kalau menjelang Natal dan Tahun Baru, rata-rata memang mengalami kenaikan. Ayam pun juga begitu. Kalau ayam kan sudah naik dari peternak. Kami yang menjual di pasaran, tentunya juga menyesuaikan harga," terangnya, Selasa (17/12/2019).
Sementara pada November 2019 lalu, lanjut Jumiseh, harga ayam sempat mengalami penurunan hingga Rp 28.000 per kilogram. Namun, itu tidak berlangsung lama. Kemudian disusul dengan Desember, harga mulai kembali normal dan berangsur mengalami kenaikan.
Meski demikian, naiknya harga daging ayam tersebut tidak memengaruhi daya beli masyarakat. Jumiseh mengakui, setiap hari dirinya bisa menjual hingga 70 potong ayam di hari biasa. Namun, menjalang Natal dan Tahun Baru, penjualan bisa mencapai 100 potong ayam setiap harinya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



