Evaluasi Pemilu 2019, Ketua PPDI Pati: Banyak Difabel Kehilangan Hak Suara
Cholis Anwar
Kamis, 19 Desember 2019 15:24:53
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Termasuk proses penyelenggaraan yang dinilai banyak memakan korban. Bahkan, ada juga anggota KPPS yang sakit kemudian meninggal saat proses pemungutan suara. Ada juga TPS yang kurang ramah terhadap penyandang disabilitas.
Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Pati Ratno mengatakan, dalam proses pelaksanaan pemilu 2019 lalu, ada banyak TPS yang kurang aksesibel. Bahkan ada juga anggota TPS yang tidak memperlakukan secara khusus para penyandang disabilitas.
"Karena itu, kemarin (saat pemungutan suara) ada banyak penyandang disabilitas yang kehilangan hak pilihnya. Saya minta, ini menjadi evaluasi KPU untuk untuk reverensi pemilu selanjutnya," kata Ratno.
Menanggapi hal itu, Ketua KPU Pati Imbang Setiawan mengatakan, memang masih ada kelemahan, terutama terkait pemilih disabilitas. Pihaknya mengaku sudah mengimbau setiap TPS agar tempatnya aksesibel.
"Kami sudah berupaya keras untuk itu. Tetapi mungkin juga ada anggota KPPS yang belum begitu tahu. Ini menjadi referensi kami agar penyelenggaraan pemilu selanjutnya bisa lebih baik," ungkapnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



