Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kejadian itu kali pertama diketahui oleh Tasuli (57) yang merupakan tetangga korban. Pada saat itu, yakni sekitar pukul 11.15 WIB, Tasuli mendengar suara petir di areal persawahan.

Pada saat bersamaan, korban yang sebelumnya nampak berjalan di pematang sawah, tiba- tiba terjatuh.

Tarsuli yang melihat korban, kemudian memanggil Tarmuzi (40) dan Sukawi (70) yang kebetulan berada di sawah. Setelah itu, ketiganya langsung menghampiri korban.

Ketika ketiganya sudah berada di lokasi kejadian, diketahui korban ternyata sudah tidak bernapas. Selain itu, pada leher korban juga nampak hitam.

Tak hanya itu, kalung emas yang sebelumnya dikenakan korban, putus menjadi dua dan berubah warna menjadi hitam."Ketiga saksi itu langsung membopong korban untuk dikeluarkan dari areal persawahan," kata Kapolsek Jakenan Iptu Suwarno.Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka untuk kemudian dimakamkan di pemakaman umum desa setempat.Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler