Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Warga Desa Bumiayu Sutrisno mengatakan, banjir terjadi lantaran luapan sungai dari desa setempat. Selain itu, ada banyak sampah yang menyumbat di jembatan sebelah utara pertigaan Bumiayu.

"Hujan memang cukup deras, sehingga sungai tak mampu menahan debit air dan akhirnya meluap," katanya, Sabtu (1/2/2020).

Selain itu, lanjutnya, hujan tidak hanya terjadi di Desa Bumiayu, tetapi di wilayah pegunungan sekitar. Dampaknya, air dari hulu memenuhi sungai hingga debit air menibgkat drastis.

"Kalau hanya desa sini yang hujan, tidak akan terjadi banjir. Tetapi kata teman saya yang di wilayah Tlogowungu, katanya juga hujan," imbuhnya.

Akibat genangan banjir itu, para pengguna jalan diimbau untuk berhati-hati. Apalagi debite air cukup tinggi.
Akibat genangan banjir itu, para pengguna jalan diimbau untuk berhati-hati. Apalagi debite air cukup tinggi.Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati Martinus Budi Prasetya menambahkan, saat ini sudah menerjunkan anggota untuk melihat kondisi."Tim sudah kami kerahkan, kalau nantinya ada yang butuh dievakuasi. Kami imbau masyarakat tetap waspada," tutupnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler