Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala BPS Pati Anang Sarwoto mengatakan, dalam sensus 2020 ini, akan melibatkan banyak petugas lapangan sebanyak 2.200 orang di bulan Juli. Jumlah tersebut terbagi menjadi dua, yakni 300 orang koordinator tim dan 1.800 orang merupakan petugas di lapangan.

"Mereka akan direkrut secara online melalui website dan akan mendapat pelatihan terlebih dahulu sebelum bulan Juli," katanya dalam acara Rakor Sensus Penduduk di Pendapa Kabupaten Pati, Selasa (4/2/2020).

Sementara dalam sensus penduduk 2020 ini terbagi menjadi dua sistem, yaitu secara online mulai tanggal 15 Februari hingga 31 Maret 2020.

"Sedangkan bagi penduduk yang belum melakukan sensus penduduk secara online, akan dilakukan sensus secara wawancara tanggal 1 sampai 31 Juli 2020. Harapan kami bahwa penduduk yang melakukan sensus secara online, dapat terjangkau lebih banyak," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Pati Haryanto menyampaikan sensus penduduk ada di setiap kelipatan tahun yang angka belakangnya nol, misal 2010, 2020. Dan ini bukan merupakan hal yang baru. Sebab dalam sensus penduduk, yang baru ialah sistemnya, yakni online dan offline.

"Rakor ini juga dalam rangka menyosialisasikan kepada warga masyarakat. Kami juga menegaskan sensus penduduk ini sangat penting mengingat data yang ada akan digunakan sebagai acuan nasional," ujarnya.Ia menambahkan, dengan sensus ini, pihaknya dapat mengetahui data tentang kemiskinan, pertumbuhan penduduk, pertumbuhan ekonomi dan seterusnya. Para peserta yang hadir dalam rapat koordinasi ini diharapkan dapat memfasilitasi apa yang menjadi tugas BPS saat melakukan sensus di lapangan."Sistem online ini akan dipacu di bulan Februari 2020, karena memang kita yang butuh. Sedangkan apabila masih kurang, dapat dipacu melalui sensus secara wawancara. Semoga apa yang menjadi harapan pemerintah pusat benar - benar dapat dilaksanakan secara akurat," tutupnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler