Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dari pantauan di lapangan, granat itu berbentuk bulat dan sudah berkarat lantaran sudah lama tertimbun tanah. Meski begitu, cincin pematik masih menempel. Mirisnya, geranat itu ditemukan oleh anak usia 12 tahun, yakni Muhammad Ali Nuristiyan saat bermain di bedeng tambak.

Asus Supriyadi (34) ayah dari Muhammad Ali, warga Tlogoharum mengatakan, dua granat tersebut ditemukan Rabu (5/2/2020) kemarin sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu dirinya hendak mengambil serok ikan di areal tambak sebelah selatan. Sementarra anaknya ditinggal di bedeng tambak dekat laut.

[caption id="attachment_181985" align="alignnone" width="1280"] Granat lengkap dengan pematik ditemukan di tambak bandeng di Pati. (MURIANEWS/Cholis Anwar)[/caption]

Tanpa disadari, anaknya itu bermain-main dengan menggali tanah. Setelah agak lama, dia menemukan kaleng yang didalamnya berisi geranat.

"Pak, ini apa, kok bagus?" teriak ali yang ditirukan Agus.

Agus pun kemudian menghampiri anaknya dan melihat bahwa mainan yang ditemukan anaknya itu ternyata adalah granat.
Agus pun kemudian menghampiri anaknya dan melihat bahwa mainan yang ditemukan anaknya itu ternyata adalah granat."Saya langsung mengambil anak saya dan mengatakan kalau itu bom. Saya langsung pulang," imbuhnya.Baca: Brimob Polda Jateng Turun Tangan Evakuasi Dua Granat di Tambak Bandeng PatiDia menduga, geranat itu masih aktif. Sebab, cincin pemantik masih tertempel erat. Selain itu, karat yang ada pada geranat juga sangat sedikit. Saat ini polisi memasang police line di sekitar lokasi penemuan. Harapannya masyarakat bisa lebih hati-hati dan tidak mendekat sementara waktu. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler