Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kasatpolairud Polres Pati IPTU Sutamto membenarkan kejadian itu. Dari informasi yang diterimanya, laporan adanya kapal kandas itu terjadi sekitar pada pukul 07.00 WIT.

"Kapal itu kandas saat hendak mencari perlindungan lantaran terjadi cuaca buruk di perairan Mimika, Papua," katanya.

Pada saat yang sama, terjadi pula gelombang besar yang menghantam kapal hingga menyebabkan badan kapal bocor. Posisi kapal pada saat itu berada pada koordinat TS 800' LS 136' 46' 700 TT.

Karena kandas, para Anak Buah Kapal (ABK) berusaha menyelamatkan diri menggunakan pelampung.

"Jumlah ABK ada 44 orang. Semuanya berhasil dievakuasi oleh Satpolairud Polres setempat," imbuhnya.

Kaberhasilan evakuasi tersebut, lanjutnya, berkat adahya kapal nelayan lokal yang melintas di seputaran lokasi kejadian sekitar pukul 08.15 WIT. Mereka pun langsung melakukan upaya evakuasi terhadap ABK kapal. Namun, karena perahu terlalu kecil, mereka hanya bisa mengangkut ABK kapal sebanyak sembilan orang.
Kaberhasilan evakuasi tersebut, lanjutnya, berkat adahya kapal nelayan lokal yang melintas di seputaran lokasi kejadian sekitar pukul 08.15 WIT. Mereka pun langsung melakukan upaya evakuasi terhadap ABK kapal. Namun, karena perahu terlalu kecil, mereka hanya bisa mengangkut ABK kapal sebanyak sembilan orang."Beruntung, tak berlangsung lama, ada nelayan lokal lain yang juga melintas dan langsung membantu mengevakuasi dan berhasil mengangkut 32 ABK. Tapi tiga lainnya masih belum diselamatkan," ungkapnya.Evakuasi selanjutnya kemudian dilakukan Tim Basarnas bersama dengan Anggota Lanal Timika menggunakan Perahu Karet RIP milik Basarnas. "Dari evakuasi itu, mereka berhasil diselamatkan, salah satunya Nahkoda KM Reno Wijaya Sakti," terangnya.Tidak ada korban jiwa dalam musibah laut itu. Tetapi kerugian diperkirakan mencapai miliaran lantaran kapal beserta peralatan alat tangkap juga ikut tenggelam. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler