Ratusan Rumah di Widorokandang Pati Terendam Banjir, Ketinggian Air Setengah Meter
Cholis Anwar
Kamis, 20 Februari 2020 14:58:48
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Salah seorang warga Widorokandang Ali mengatakan, banjir mulai masuk di perkampungan warga sejak pukul 07.00 WIB pagi tadi. Awalnya, ketinggian air hanya sekitar mata kaki orang dewasa. Akan tetapi ketinggian air semakin bertambah seiring intensitas hujan yang cukup deras.
"Saat ini, ketinggian air malah naik antara 45 sentimeter hingga 50 sentimeter," katanya, Kamis (20/2/2020).
[caption id="attachment_182975" align="alignnone" width="1280"]
Ibu beserta anaknya nampak bercengkrama di depan rumah yang tergenang banjir (MURIANEWS/Cholis Anwar)[/caption]Menurutnya, banjir tersebut memang sering terjadi lantaran di Dukuh Cangkring dihimpit oleh dua sungai, yakni sungai Simo dan sungai Cangkring. Apabila debit air meninggi, maka luapan kedua sungai itu memang menggennagi rumah warga setempat.
"Di ujung desa kan ada sungai pertemuan, muaranya sampai ke Sungai silugonggo," terangnya.
Baca Juga:
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



