Longsor Desa Medani Pati Tutup Akses ke Tempur Jepara, Warga Gugur Gunung
Cholis Anwar
Jumat, 21 Februari 2020 15:20:36
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dibantu oleh jajaran TNI dan Polri, warga pun semangat untuk memberaihkan material dari badan jalan. Dengan harapan agar jalan kembali normal dan bisa digunakan untuk aktivitas warga.
Kepala Desa (Kades) Medani Sutono mengatakan, longsor dengan ketinggian 20 meter dan lebar 15 meter itu terjadi Kamis (20/2/2020) kemarin sore. Beruntung, pada saat longsor tidak ada pengguna jalan yang melintas sehingga tak ada korban jiwa
"Untung tidak ada pengguna jalan saat longsor. Lokasinya kan dekat dengan obyek wisata Rimong, kadang banyak pengguna jalan, apalagi ini juga jalan kabupaten dan penghubung dengan Desa Tempur," terangnya.
Dia menambahkan, pada saat longsor, warga memang tidak langsung melakukan gugur gunung. Hal itu dikarenakan kondisinya yang tidak memungkinkan. Ditambah lagi waktu sudah sore dan menjelang malam. Sehingga kerjabakti dilakukan hari ini.
"Masyarakat sangat antusias, karena ini jalan utama," imbuhnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



