Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Penandatanganan yang dilakukan di ruang Penjawi Setda Pati pada Rabu (26/2/2020) itu sekaligus menjadi awal untuk mendongkrak pertumbuhan perekonomian warga Pati. Hal itu bisa dilakukan melalui pelatihan maupun pembinaan kepada masyarakat yang mempunyai potensi.

Dirjen Binalattas Kemnaker RI Bambang Setyo Lelono mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman ini adalah sebagai tindak lanjut misi Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan kualitas SDM di masing-masing daerah.

"Sebagaimana yang kita tahu, komitmen kita adalah untuk menjadi negara maju. Untuk mewujudkan hal itu, dibutuhkan SDM yang unggul dan memiliki daya saing. Sehingga MoU ini sudah tepat untuk dilakukan," katanya.

[caption id="attachment_183296" align="alignnone" width="1280"] Pemkab Pati menunjukkan nota kesepakatan bersama (MoU) bersama dengan Direktorat Jendral (Dirjen) Pembinaan, Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (MURIANEWS/Cholis Anwar)[/caption]

Dia juga mengatakan, Indonesia pada tahun 2045, akan menjadi negara maju. Hal itu tentunya harus ditopang dengan perekonomian yang mapan dan tingkat kesejahteraan masyarakat yang mumpuni.

Bahkan pada tahun yang sama, komitmen pemerintah adalah menjadi negara maju nomor lima terbesar di dunia. Sehingga, semua regulasi yang jlimet, akan disederhanakan oleh pemerintah pusat.
Bahkan pada tahun yang sama, komitmen pemerintah adalah menjadi negara maju nomor lima terbesar di dunia. Sehingga, semua regulasi yang jlimet, akan disederhanakan oleh pemerintah pusat."Tetapi kita tetap yakin, dengan pelatihan dan pengembangan SDM ini, akan mampu menjadikan manusia di Indonesia unggul, produktif, dan berdayasaing," tutupnya.Sementara Bupati Pati Haryanto mengatakan, dengan adanya kerjasama ini tentunya memberikan harapan besar bagi Pemkab pati. Namun, MoU tidak hanya sebatas penandatanganan, tetapi harus ada tindak lanjut yang riil."MoU ini sangat tepat untuk mengurangi pengangguran. Untuk mengurangi pengangguran itu, pertumpuannya memnag pada UMKM. Sehingga dengan adanya MoU ini, kita akan lebih mudah mengakses program-program dari Kemnaker RI," jelasnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler