Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Bidang Pemgendalian dan Pemberantasan Penyakit (Kabid P2P) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Pati Joko Leksono Widodo mengatakan, dua pasien memang sudah dilakukan uji laboratorium. Pihaknya masih menunggu hasilnya apakah nanti positif atau negatif corona.

"Kita tunggu hasilnya. Tetapi masyarakat tidak perlu panik," katanya, Kamis (19/3/2020).

Baca Juga:

Dia menambahkan, sejauh ini setidaknya ada empat orang dalam pemantauan (ODP) dan dua pasien dalam pemantauan (PDP). Untuk ODP saat ini masih diawasi oleh petugas dari puskesmas dan belum dirujuk ke rumah sakit.

"ODP ini hanya orang yang mempunyai riwayat kontak namun tidak ditemukan tanda-tanda klinis. Yakni, batuk, pilek dan panas," imbuhnya.Dia menghimbau kepada masyarakat agar membiasakan pola hidup sehat. Terutama rutin mencuci tangan menggunakan sabun. Itu sudah bisa menghilangkan virus corona.Kemudian hindari kontak langsung dengan orang lain, apalagi yang sudah pernah bepergian ke luar negeri. Itu untuk menjaga diri agar tidak tertular."Kalau batuk, pakailah masker untuk berjaga-jaga," tutupnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler