Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bupati Pati Haryanto mengatakan, sebanyak 328 ODP tersebut, 228 di antaranya sudah inkubasi. Dalam artian, 228 orang itu sudah dinyatakan tidak terinveksi virus corona.

Kemudian untuk 100 ODP lainnya, saat ini masih dalam pengawasan. Mereka adalah yang sebelumnya berasal dari luar negeri maupun di daerah yang pandemik.

"Kalau menurut data itu kita masih membanggakan. Namun, kita kan tidak puas sesaat itu," katanya usai Apel penyemprotan disinfektan di halaman Setda Kabupaten Pati, Senin (23/3/2020).

[caption id="attachment_184970" align="alignnone" width="950"] Apel persiapan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat keramaian (MURIANEWS/Cholis Anwar)[/caption]

Haryanto menambahkan, untuk PDP di Kabupaten Pati, saat ini ada empat orang. Dua di antaranya masih berada di RSUD Soewondo, satu di RS KSH, dan satu lagi di RS Fastabiq yang kemudian sudah dirujuk di RSUP Kariadi, Semarang.

"Untuk yang sudah di rujuk ke Kariadi, saat ini sudah pulang karena dinyatakan negatif. Sedangkan yang di RSUD Soewondo masih menunggu hasil lab," terangnya.
"Untuk yang sudah di rujuk ke Kariadi, saat ini sudah pulang karena dinyatakan negatif. Sedangkan yang di RSUD Soewondo masih menunggu hasil lab," terangnya.Baca Juga: Kapolres Pastikan Broadcast ODP di Pati Hoaks, Penyebar Diperiksa PolisiMeski demikian, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan, baik terhadap ODP yang sudah inkubasi maupun yang belum. Tidak hanya itu, pengawasan juga tetap dilakukan terhadap PDP."Kita harus menjaga diri kita masing-masing. Masyarakat jangan panik, apabila ada gejala batuk, flu dan lain sebagainya, segera ke puskesmas terdekat. Atau kalau misalnya tidak bisa, hubungi petugas, nanti akan dijemput," tutupnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler