Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu agar Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid-19 di Pati dapat berjalan dengan baik. Selain itu, mereka yang teridentifikasi terpapar virus bisa secepatnya dilakukan penanganan.

Apalagi, sesuai data yang disampaikan, hingga saat ini ditetapkan 271 orang dalam pemantauan (ODP). Kebanyakan mereka merupakan warga Pati yang baru saja pulang dari luar daerah dan luar negeri.

"Untuk ODP sebanyak 338, 138 di antaranya telah melewati masa inkubasi. Jadi, masih ada 100 ODP yang kami pantau intensif. Selain itu, ada 171 ODP yang baru ditetapkan," jelasnya saat jumpa pers di Pendapa, Jumat (27/3/2020).

Pihaknya, meminta camat dan kepala desa/lurah untuk aktif melakukan pendataan terhadap warganya yang baru saja pulang dari luar daerah dan luar negeri. Mereka bersama tenaga medis di masing-masing tingkatan diinstruksikan untuk menyisir warganya yang masuk kategori tersebut.

Dalam kesempatan itu, bupati juga menyinggung masyarakat yang masih mengabaikan arahan pemerintah untuk menjaga jarak (social distancing) dan menghindari kerumunan. Dia mengajak warga Pati untuk menyadari bersama atas kemerebakan Covid-19 sehingga harus bersama-sama melakukan pencegahan.

"Mari kita betul-betul memerhatikan kondisi saat ini, yakni merebaknya wabah corona. Jangan menganggap sepele dan ikuti imbauan pemerintah dengan menjaga jarak dan jangan berkerumun atau membuat kerumunan. Di rumah saja kalau tidak ada kepentingan mendesak dan sangat penting," serunya.Wakil Bupati Pati Saiful Arifin menambahkan, penanggulangan virus corona ini harus dilakukan secara bersama-sama. Masyarakat tidak perlu saling menyalahkan ataupun mengkritik."Kita bisa berbuat apa, ayo kita lakukan sebaik mungkin. Karena bangsa Indonesia saat ini diuji. Apa yang sudah menjadi keputusan pemerintah, mari kita lakukan. Yang paling penting, tidak saling menyalahkan," tutupnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler