Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu lantaran para pemudik memilih menghindari petugas yang melakukan pemeriksaan dengan tidak turun di Terminal Kembang Joyo Pati dan langsung ke tempat tujuan. Padahal, ada banyak mereka yang berasal dari daerah pandemik atau zona merah.

Baca: Bantu Warga Terdampak Covid-19, Peternak Pati Ini Bagikan Ribuan Ekor Ayam Broiler Gratis

Hal itu diakui sendiri oleh Kepala Terminal Kembang Joyo, Parjo. Ia menjelaskan kondisi terminal saat ini sepi. Tetapi dari pantauan yang dilakukan, para pemudik memang sengaja tidak turun di terminal tersebut.

"Pemudik rata-rata langsung menuju kecamatan. Karena mereka tahu, di terminal pasti ada pemeriksaan dan pendataan. Sehingga mereka lebih memilih jalur aman," terangnya saat dikonfirmasi, Senin (6/4/2020).

Baca: Pasien Corona Asal Pati Tenaga Medis di Kudus, Tertular Tanpa Gejala

Lebih lanjut, terkait jumlah pemudik sendiri, diakuinya memnag belum bisa melakukan pendataan secara maksimal. Sebab, tidak semua pemudik turun di terminal. Sehingga, pendataan memang harus dilakukan di setiap desa.

"Kalau fajar, saya sudah di terminal, tetapi sepi, tidak ada pemudik. Ternyata tadi, mereka langsung ke tempat tujuan," imbuhnya.

Dirinya juga meminta agar pemilik armada atau PO dalam hal ini lebih berhati-hati dan menambah kewaspadaan. Sebab, pemudik statusnya adalah Orang Dalam Pemantauan (ODP)."Dari Dishub juga sudah ada surat edaran terkait hal itu. Jadi kami minta pemilik armada lebih proaktif dengan kami. Jangan sampai karena mengangkut pemudik dan tidak lewat terminal, nanti malah timbul masalah baru," imbaunya.Baca: Dishub Pati Imbau Warga di Perantauan Tak Usah Mudik LebaranDengan banyaknya pemudik yang langsung ke tempat tujuan itu, pihaknya juga merasa seperti kucing-kucingan. Karena mereka sebenarnya harus masuk terminal dulu agar dilakukan pengecekan, baik suhu tubuh, riwayat perjalanan dan riwayat kontak fisik."Ini kan penting untuk antisipasi bersama. Kalau pemudik sudah seperti itu, setidaknya pihak desa harus lebih proaktif melakukan pendataan. Karena dari pantauan yang kami lakukan, ada banyak pemudik dari luar daerah yang masuk Pati," tutupnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler