Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Petugas keamanan Satpol Airud Polres Pati juga sudah berjaga untuk memberlakukan aturan tersebut. Apalagi, ada banyak kapal dari luar daerah yang juga ikut lelang di pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Juwana.

Kasatpol Airud Polres Pati IPTU Sutamto mengatakan, setiap hari pihaknya mengaku terus melakukan pemantauan para nelayan yang datang. Bahkan pemeriksaan suhu tubuh juga dilakukan untuk mengetahui kondisi nelayan.

”Setiap pagi, siang kami bersama tim selalu memantau di pelabuhan. Kapal yang masuk juga kami pantau,” katanya, Senin (20/4/2020)

Pihaknya mengaku tengah berkoordinasi dengan Syahbandar agar ada pembatasan kapal dari luar daerah, meskipun para nelayan ini tidak kontak dengan masyarakat yang ada di daerat, tetapi pembatasan tetap harus dilakukan.

”Dalam hal ini kami akan berkoordinasi, bagaimana baiknya. Kalau hemat kami tidak boleh (kapal luar daerah masuk ke pelabuhan Juwana). Tetapi itu kan kewenangan Syahbandar,” terangnya.

Kemudian, lanjut Tamto, untuk kapal penumpang, pihaknya secara rutin melakukan pemeriksaan setiap kali ada kapal penumpang yang datang. Pemeriksaan itu meliputi cek suhu tubuh dan meminta keterangan kepada penumpang terkait kondisi tubuhnya.”Untuk sementara yang di cek adalah penumpang yang pulang luar kota, seperti kemarin pulang dari Karawang,” tuturnya.Dia menambahkan, untuk saat ini memang hanya beberapa pelayan yang pulang dari melaut. Tetapi diperkirakan pertengahan puasa, para nelayan akan berbondong memadati pelabuhan Juwana. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler