Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Karena hal itu, pihak Syahbandar Pelabuhan Juwana pun rutin melakukan pengecekan terhadap para nelayan. Terutama bagi nelayan yang pernah berlabuh di zona merah.

Bagian Tata Usaha Syahbandar Juwana Budiono mengatakan, sejauh ini memnag belum ada nelayan maupun Anak Buah Kapal (ABK) yang terpapar virus corona. Tetapi pemeriksaan kesehatan tetap dilakukan.

"Setiap kapal yang akan berangkat melaut, maka kami lakukan pemeriksaan duku. Kalau misalnya ada gejala panas atau demam tinggi, maka kami tidak memperbolehkan untuk melaut," katanya, Selasa (21/4/2020).

Lebih lanjut, apabila ada kapal yang mempunyai riwayat berada di zona merah, pihaknya pun akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Sehingga setiap kapal yang masuk dipastikan tidak terpapar corona.

"Semua kami lakukan dengan prosedur kesehatan. Kami juga melibatkan pihak kesehatan, sehingga penanganannya lebih cepat," imbuhnya.
"Semua kami lakukan dengan prosedur kesehatan. Kami juga melibatkan pihak kesehatan, sehingga penanganannya lebih cepat," imbuhnya.Ia menambahkan, selama bulan ini setidaknya ada 150 kapal yang sudah keluar masuk di Pelabuhan Juwana. Hanya, rata-rata memang kapal ikan. Sementara untuk kapal barang maupun penumpang hanya beberapa kapal saja."Yang sangat kami antisipasi adalah kapal barang maupun kapal penupang dari luar negeri. Kalau ada seperti itu, langsung akan lami lakukan pemeriksaan," tutupnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler