Pertengahan Ramadan, Aktivitas Bongkar Ikan di TPI Juwana Turun 50 Persen
Cholis Anwar
Selasa, 12 Mei 2020 13:03:33
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala TPI Juwana Unit II Tri Widodo menjelaskan, penurunan itu terjadi lantaran pandemi Covid-19. Sehingga, nelayan yang bongkar ikan di TPI juga berkurang.
"Setiap hari kuota bongkar kapal adalah 18 kapal. Tetapi selama masa pandemi ini, palinb banter hanya sembilan kapal setiap hari," katanya, Selasa (12/5/2020).
Dia menambahkan, untuk sekali bongkar membutuhkan waktu satu hari. Tentunya apabila sudah ada pembeli yang menunggu untuk mengambil ikan.
Akan tetapi, apabila tidak ada pembeli, aktivitas bongkar ikan bisa sampai tiga hari. Rata-rata ikan langsung dimadukkan ke cold storage untuk menjaga kesegaran ikan.
"Sekarang susah. Banyak pembeli yang bingung karena tidak bisa langsung menjual ikan ke pasar. Apalagi kalau keluar daerah," imbuhnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



