Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Jalan yang mirip dengan Bukit Teletubies itu, ramai dipadati pengunjung selama dua hari, yakni Sabtu (6/6/2020) dan Minggu (7/6/2020).

Namun, hari ini (8/6/2020) petugas Polsek Sukolilo tengah menyiagakan pasukan di lokasi tersebut. Ini mengingat, kemarin ada banyak orang yang berkerumun hingga memadati akses jalan tersebut.

Baca: Viral Bukit ‘Teletubbies’ Jalan Kedumulyo-Tompegunung Pati, Bupati Haryanto: Kebanyakan yang Datang Warga Kudus

Apalagi, pandemi Covid-19 tengah berlangsung. Sehingga, tidak boleh ada masyarakat yang berkerumun dan harus menggunakan masker.

"Tulisannya memang jalan di tutup, tapi itu hanya dijaga oleh petugas keamanan. Karena ini masih masa pandemi, masyarakat dilarang berkerumun," kata Kapolsek Sukolilo AKP Supriyono saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2020).

[caption id="attachment_189543" align="aligncenter" width="880"] Pengunjung memadati jalan Kedumulyo-Tompe Gunung (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]

Lebih lanjut, apabila di jalan Kedumulyo-Tompe Gunjng itu diketahui ada masyarakat yang bergerombol, maka pihaknya akan langsung membubarkan. Begitu juga apabila ada masyarakat yang tidak menggunakan masker.

"Saat ini petugas kami masih di lokasi melakukan penjagaan. Akses jalan tidak kami tutup, masyarakat masih bisa melewati jalan tersebut," jelasnya.Sementara M Rozi warga setempat mengatakan, selama sabtu dan Minggu itu memang ramai di padati pengunjung. Bahkan dikatakan mirip seperti ada karnaval."Pengunjung sangat banyak. Rata-rata dari luar Kedumulyo dan Tompe Gunung," terangnya.Bahkan di jalan tersebut, pada Minggu kemarin, pengunjung yang dapat mencapai ribuan. Jalanan juga dipadati oleh pengunjung."Seperti karnaval. Panjangnya sampai dua kilometer lebih. Ada juga yang dari luar daerah. Tapi hari ini sudah sepi. Jalannya ditutup," tandasnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler