Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bupati Pati Haryanto pun tak bisa tinggal diam. Ia pun mengaku sempat memantau langsung ke jalur yang dikenal masyarakat dengan sebutan “Bukit Teletubbies” tersebut.

”Setelah saya cek, kebanyakan yang datang merupakan warga Kudus. Kalau orang Pati sudah biasa melalui jalur itu,” katanya, Senin (8/6/2020).

Baca: Dua Hari Viral, Jalan Kedumulyo-Tompe Gunung Pati Ditutup Sementara

Ia menjelaskan, mulanya jalan tersebut dibangun sebagai akses transportasi alternatif. Karena indahnya pemandangan yang ada dan ditambah viralnya tangkapan video dron yang diunggah di media sosial, jalan tersebut langsung jadi jujugan banyak orang

”Mungkin untuk melepas kejenuhan, masyarakat kemarin berdatangan sampai membeludak,” terangnya.

Saat ini, pihaknya sudah memerintahkan Kasatpol PP, Camat, dan Kepala Desa setempat untuk menutup jalur tersebut. Tujuannya, untuk menghindari penyebaran Covid-19.

[caption id="attachment_189576" align="aligncenter" width="880"] Satpol PP memasang portal jalan Kedumulyo-Tompegunung (MURIANEWS/Cholis Anwar)[/caption]

”Mulai hari ini sementara kita tutup. Sekalipun sedang ngetren tetap kita antisipasi. Apalagi penularan corona di Pati sudah mulai landai dibanding daerah tetangga. Kita tidak boleh gegabah. Harus hati-hati. Jangan sampai muncul klaster baru,” terangnya.Ia menegaskan, pihaknya akan terus memantau lokasi tersebut untuk memastikan agar tidak ada lagi kerumunan orang yang mengabaikan protokol kesehatan. Jalur tersebut akan dibuka kembali setelah situasi telah aman.”Kita tunggu dulu. Saat ini semua wisata kan belum dioperasionalkan. Kita kan masih menunggu terkait pelaksanaan New Normal. Jawa Tengah kan yang disetujui baru Tegal. Yang lain baru melakukan kajian,” tutupnya.Terpisah, Kepala Satpol PP Kabupaten Pati Hadi Santosa menyebut, jalur Kedumulyo-Tompegunung telah diportal oleh kepala desa setempat. Adapun tindakan selanjutnya menunggu perkembangan situasi.”Pembatasan ini kami lakukan untuk mencegah kerumunan seperti kemarin,” tutupnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler