Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Salah seorang pedagang cabai di Pati Santoso mengaku, anjloknya harga cabai itu dimulai sejak pertengahan Mei lalu dan berangsur hingga saat ini.

"Harga paling rendah pada awal Juni lalu. Per kilogram hanya Rp 1.500 dari petani. Kalau di pasaran sekitar Rp 6.000 per kilogram," katanya, Kamis (11/6/2020).

Kemudian untuk saat ini, harganya sudah mulai mengalami kenaikan. Hanya, selisihnya tidak begitu signifikan. Untuk satu kilogram cabe rawit di pasaran sudah mencapai Rp 9.000.

Dia menyebutkan, anjloknya harga cabai ini lantaran masyarakat sudah banyak yang menanam cabai, termasuk di pekarangan rumah. Bahkan saat ini juga sudah mulai panen, meskipun jumlahnya tidak seberapa.

"Kalau cabai ditanam di pekarangan, jumlahnya tidak seberapa. Tapi kan cukup untuk memenuhi kebutuhan sembako harian," imbuhnya.
"Kalau cabai ditanam di pekarangan, jumlahnya tidak seberapa. Tapi kan cukup untuk memenuhi kebutuhan sembako harian," imbuhnya.Ia menambahkan, saat ini yang masih banyak membeli cabai adalah restoran maupun usaha rumah makan. Dalam sehari, setidaknya mereka bisa menghabiskan 10 hingga 12 kilogram.”Saat ini, persediaan cabainya pun sedikit. Apalagi, pembelinya pun belum pasti adanya. Daripada nanti membusuk, kan lebih baik persediaan sedikit tapi langsung habis," tandasnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler