Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Psikolog Forensik RSUD Soewondo Pati Siti Fathurrohmah mengatakan, beberapa kali pihaknya sudah berkomunikasi dengan Gadis. Namun, karena mungkin masih ada sedikit trauma, pihaknya belum bisa sepenuhnya menggali informasi secara gamblang.
"Kondisinya baik. Masih ada sedikit trauma. Kalau ketemu orang, ya biasa saja," terangnya.
Baca: Bejat! Ketua RT di Pati Ini Tega Cabuli Bocah Berusia Lima Tahun
Siti menambahkan, untuk menangani anak seusia Gadis, memang dibutuhkan pendekatan yang intensif. Apalagi Gadis ini masih sangat belia, sehingga terkadang masih takut untuk bertemu orang.
"Kadang kalau saya ketemu, saya harus membujuk dulu, membuatnya tertawa, baru bisa diajak komunikasi," jelasnya.
Tetapi, lanjut Siti, untuk penanganan kasus ini (pencabulan), diakuinya memang membutuhkan proses panjang. Sehingga masyarakat tidak bisa langsung menjustifikasi bahwa sudah ada bukti, tetapi belum dilakukan penanganan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



