Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kabid Damkar dan Linmas Satpol PP Pati Mirza Nur Hidayat mengatakan, kejadian itu berlangsung sekira pukul 23.30 WIB pada Senin (15/6/2020) semalam. Pada saat itu, gudang pembuatan briket tersebut sedang beroperasi.

Kemudian diduga terjadi kebocoran pada tungku oven. Sehingga api menyebar ke ruangan dan membakar atap gudang. Api yang membesar itu, diketahui oleh warga setempat.

Tak lama kemudian warga berdatangan ke lokasi untuk membantu memadamkan kobaran api. Salah seorang warga juga menghubungi petugas damkar.

"Setelah mendapatkan laporan, kami langsung menuju lokasi. Sampai di sana, sudah ada dua tangki habis yang habis, tetapi apinya belum padam," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (16/6/2020).

Mirza menyebut api sulit dipadamkan lantaran material yang terbakar ialah batok kelapa yang mengandung minyak. Ia pun mengerahkan anggotanya untuk mengisi tangki damkar dengan serbuk deterjen. Tujuannya, agar output yang dihasilkan berupa foam atau busa.

“Pukul 02.07 WIB, api baru bisa padam. Namun perlu dilakukan proses pendinginan hingga jam 04.30 Wib. Ada delapan tangki yang kami gunakan untuk memadamkan kebakaran gudang briket tersebut,” jelasnya.Dirinya bersyukur, api tidak sampai merambat ke permukiman warga. Selain itu, pihaknya memang menekankan supaya api tidak menyebar mengingat lokasi kebakaran ada di pusat Kecamatan Kayen.Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya kerugian material yang ditaksir mencapai sekira Rp 100 juta. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler