Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kabid Damkar dan Linmas Satpol PP Pati Mirza Nur Hidayat mengatakan, kejadian itu berlangsung sekira pukul 23.30 WIB pada Senin (15/6/2020) semalam. Pada saat itu, gudang pembuatan briket tersebut sedang beroperasi.
Kemudian diduga terjadi kebocoran pada tungku oven. Sehingga api menyebar ke ruangan dan membakar atap gudang. Api yang membesar itu, diketahui oleh warga setempat.
Tak lama kemudian warga berdatangan ke lokasi untuk membantu memadamkan kobaran api. Salah seorang warga juga menghubungi petugas damkar.
"Setelah mendapatkan laporan, kami langsung menuju lokasi. Sampai di sana, sudah ada dua tangki habis yang habis, tetapi apinya belum padam," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (16/6/2020).
Mirza menyebut api sulit dipadamkan lantaran material yang terbakar ialah batok kelapa yang mengandung minyak. Ia pun mengerahkan anggotanya untuk mengisi tangki damkar dengan serbuk deterjen. Tujuannya, agar output yang dihasilkan berupa foam atau busa.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



